Aplikasi buatan China ini dapat Memberi tahu Anda jika anda berada dekat dengan seseorang yang berhutang

Pemerintah Cina telah mengembangkan aplikasi seluler yang memberi tahu pengguna jika mereka berada di dekat seseorang yang berhutang. Aplikasi, yang disebut “deadbeat debtors near me,” aplikasi ini akan berkedip ketika pengguna berada dalam jarak 500 meter dari debitur dan menampilkan lokasi orang tersebut.

Berita mengenai aplikasi tersebut telah menimbulkan sedikit kontroversi setelah diberitakan oleh China Daily yang dikelola pemerintah. Ini merupakan perpanjangan dari sistem “kredit sosial” China yang ada yang menilai orang berdasarkan bagaimana mereka bertindak di depan umum. Bukan rahasia lagi bahwa Cina terus mengawasi warga negaranya, tetapi pendekatan mempermalukan publik baru ini selangkah lebih maju.

Aplikasi ini tersedia melalui platform WeChat yang telah menjadi sangat populer di Cina. Pemerintah menyatakan bahwa debitur yang gagal di provinsi Hebei Cina Utara akan merasa lebih sulit untuk melarikan diri ketika Pengadilan Tinggi Rakyat Hebei pada hari Senin memperkenalkan aplikasi tersebut.

Setelah pengguna diberi tahu bahwa mereka dekat dengan debitur, pengguna kemudian dapat melihat informasi pribadi mereka. Ini akan mengungkapkan nama mereka, nomor ID nasional, dan mengapa mereka ditambahkan ke daftar debitur. Debitur kemudian dapat dipermalukan di depan umum atau dilaporkan kepada pihak berwenang jika dianggap mampu membayar utangnya.

Sistem kredit sosial penuh akan beroperasi pada tahun 2020 dan rencana menunjukkan akan digunakan untuk melarang orang dengan skor rendah dari bepergian, mendapatkan pinjaman, dan mendapatkan pekerjaan. Skor seseorang dapat diturunkan jika mereka melakukan hal-hal seperti bermain video game dalam jumlah berlebihan atau memposting berita palsu. Di sisi lain, skor kredit sosial dapat dinaikkan oleh hal-hal seperti menjadi sukarelawan atau menyumbangkan darah.